Showing posts with label music. Show all posts
Showing posts with label music. Show all posts

Danny Boy - Eric Clapton

Just last night, I tried this piano app Synthesia, and played it with my little nephew and his mum. I can't play any music instrument (only know the super basic thing on guitar!), so playing it - even only through the screen, and with colour-coded guides - was much fun. The app doesn't have too many songs, it has mostly classical tunes, children songs, traditional folk songs, and very few oldies (!), but these are enough for a beginner to play with. Then we saw Danny Boy on the list.

People in the house had always have this sentimental fondness of the song, especially since dad used to turn on the Adrian Brett's album Echoes of Gold (I always remember it as only 'Suling Emas'!) repeatedly when we were little kids. As I was a bit older, I found out the story behind this traditional Irish folk song about a message from a parent to a son; that's beautiful but rather painful.

Here's a cover version of the song that I've just found, played beautifully by Eric Clapton. To me; it's impossible not to get a little teary eyed while listening to this, knowing the heartbreaking event he had gone through back in the 90s. Think the original tune (and the lyrics) had always meant to be like what he intended for this cover version; simple and pure.


Positivity - Suede

Despite all assumptions of the song meanings from its listeners out there, I would say that I side on this one for this song: Try to always keep your positive thoughts with you. Keep calm and be positive. :)


I'll See You In My Dreams

Found this on my sister's friend's Facebook page. Got so excited when I saw the title; this was the same song as in Concert for George! And surprised that it played by Dad's fave swingjazz guitarist. Played the song and then I immediately declared this to be one of my favorite guitar solo songs. This is too lovely not to be bookmarked, so here I am bookmarking.


The clip below is from the 2002 Concert for George, played beautifully by Joe Brown. I remember got super teary-eyed while watching this scene for the first time 11 years ago, but I think I can't recall it here for now (it would be too long to write, really), but next time I will (hahaha). I think this was one of the most lovable stage scene among rockstars, some friends were showing brotherly love towards their beloved musician fella.


These sure can light the lonely ways tonight!

And the most-played artist goes to...




My music artists statistic within (approx.) the last 3 years. Much love Last.FM!
Thanks to Last.FM Tools for the statistic :)

Another Song, Please?

Malem ini saya seneng banget. Oh ya, sebelumnya, saya ingatkan terlebih dahulu, isi postingan kali ini akan terdengar (maksudnya 'terbaca') norak dan lebay. But lovely. Hehehe. Well, this is it.


Malam hari ini (Juni 29 2012) saya dan seorang teman kantor iseng mengunjungi suatu mall setelah pulang dari kantor. Setelah belanja beberapa keperluan bulanan di supermarket, kami memutuskan untuk makan malam. Kami naik ke bagian food court mall tsb dan mulai melihat-lihat sekitar. Jam baru menunjukkan pukul 21.00 malam, tapi hampir seluruh tempat makan di food court tersebut sudah tutup. Namun di dekat stage masih ada beberapa resto yang buka, kami memutuskan untuk mencoba salah satu di antara resto-resto yang masih buka tersebut.

Sebenarnya dari awal begitu masuk dalam mall, si telinga sudah menangkap melodi-melodi dan beat yang menarik, tapi masih belum sadar tentang darimana melodi tsb berasal. Baru mulai sadar tepat waktu menaiki escalator menuju lantai paling atas mall, di mana sumber melodi tersebut berasal.

Ternyata ada live musik malam ini di mall tsb. Saya tidak terlalu excited dengan band live music sebenarnya, entah itu di cafe, mall, atau di acara resepsi pernikahan, selama mereka memainkan lagu-lagu standar atau bahkan lagu yang tidak saya kenal. Kecuali band tribute The Beatles mungkin, band-band yang sudah sangat familiar di telinga saya, terlebih karna lagu yang mereka mainkan. Buat saya belum ada yang begitu spesial dari suatu band live musik cover yang biasa bermain di depan orang-orang di tempat publik, mengiringi kegiatan yang dilakukan orang-orang. Tapi kali ini berbeda. Awalnya, saya terpana oleh suara petikan gitarnya yang smooth serta bass-nya yang jazzy dan terdengar dominan. Mereka terdiri dari vokalis, gitaris, keyboardist, drummer, bassist, yang saya perhatikan range usianya beragam, ada beberapa yang terlihat masih muda dan yang sudah berumur. Mereka sedang memainkan salah satu lagu smooth jazz instrumental saat saya dan teman saya melewati bagian depan stage. Keren juga, saya pikir.

Masih pukul 21.00an tapi mall ini sudah sepi pengunjung. Bahkan di depan / sekitar stage pun hanya ada 3-4 orang yang duduk dan beberapa satpam bioskop yang menyaksikan live musik tersebut. Sisanya duduk dan makan di resto yang membelakangi stage. Dengan layout tsb, kasihan band yang tampil untuk live music di sana, karna seolah akan menjadi kurang terperhatikan oleh penonton. Ini teguran untuk penata layout tenant dan stage-nya.

Akhirnya kami duduk juga dan mulai memesan makanan. Kami mulai mengobrol ngalor ngidul, mostly tentang love life dan musik. Perhatian saya kadang terbagi karna band live music tsb, setiap kali mereka selesai memainkan satu lagu anyar, kami terdiam sejenak menunggu intro lagu berikutnya yang akan mereka mainkan (ya, ini salah satu kebiasaan saya kalo ada live music, menunggu intro lagu; mengidentifikasi apakah lagu yang akan mereka mainkan saya ketahui atau tidak). Dan ternyata, sangat tidak disangka sebelumnya... Band ini memainkan lagu favorit saya sepanjang masa ; 'Lady Valentine'-nya David Gates!

Well, saya hanyalah penikmat musik biasa ('freak' mungkin istilah yang lebih tepat), yang bisa tenggelam sejenak kalo udah punya satu lagu favorit. Makanya begitu mendengar lagu ini dimainkan, saya jadi heboh sendiri. Saya bisa berlama-lama mendengarkan satu lagu alias mengulang-ulangnya terus sampai bosan, hanya karna saya jatuh hati sama melodinya, misalnya. Lagu tsb tidak harus lagu yang sesuai dengan hidup saya (not at all, am not that dramatic-type!), cukup lagu yang bisa menarik perhatian saya dengan apapun hal yang terkandung dalam lagu tersebut. Rimanya, atau intronya, atau line di lagu tersebut yang sangat cantik (mungkin bisa baca postingan sebelum ini agar lebih mengerti maksud saya :) hehe), misalnya, dapat membuat saya jatuh hati pada lagu tsb. Hmm, uraian tentang apresiasi terhadap lagunya panjang juga ya. Akan dilanjutkan di postingan berikut-berikutnya. Hehe.

'Lady Valentine' yang mereka bawakan sangat cantik. Tidak kehilangan soul dari lagunya, menurut saya. Saya bukan pemain musik, namun jujur saja, menurut saya sepertinya lagu ini tidak mudah untuk dimainkan. Dan mereka memainkannya dengan epic, sepanjang lagu saya fan-girling ke teman saya yang tepat ada di seberang meja. Yang membuat momen ini spesial juga adalah karna ini merupakan kali pertama saya mendengarkan lagu ini dimainkan orang lain secara live.

Beberapa lagu berlalu setelah 'Lady Valentine', di antaranya beberapa lagu Toto, lalu lagu 'L-O-V-E', yang dinyanyikan oleh seorang wanita yang tiba-tiba naik ke atas panggung. Di saat lagu ini dimainkan, saya memberanikan diri untuk request. Untung juga ternyata suasananya sepi (banget), jadi saya bisa agak leluasa untuk request. Jarak resto tempat saya makan dan stage agak jauh, jadi saya sempat berjalan bolak-balik untuk me-request lagu. "My Cherie Amour, kalau boleh...".

Dua nomor berlalu setelah itu, kami masih menunggu, berharap lagu favorit saya sepanjang masa (banyak banget ya lagu-favorit-sepanjang-masanya. Hehehe. Facepalm.) tsb dimainkan oleh band ini. Beberapa menit kemudian, intro cantik lagu tsb terdengar. Tepat beberapa detik setelah intro cantik tersebut dimainkan, saya memutuskan untuk berada di depan stage dan mengabadikan momen tsb. Kali ini saya sendirian berdiri di plaza mall yang cukup luas, dengan jarak yang cukup dekat dengan stage, dengan 3-4 orang dan satpam di background. Ada beberapa lagu yang pernah saya request dimainkan oleh band live music sebelumnya; Don't Ever Change, Hey Jude, Lately, dan lainnya, tapi baru kali ini ada yang bersedia membawakan 'My Cherie Amour' untuk saya. Suara petikan gitarnya, lirik yang dilantunkan vokalisnya, dentuman beat-nya... Semuanya cantik. What an honour.

Terima kasih untuk lagunya. Malam Sabtu di kali berikutnya, smoga saya bisa menyaksikan performance-nya lagi. Menghibur hati dari kepenatan hari-hari, untuk mengawali akhir pekan. "Ada alasan untuk ngga pulang ke Bandung tiap minggu dong", sahut Gita, si teman yang menemani saya malam ini. You guys had definitely made my night. :)

Tentang Lirik

Postingan singkat ini berisi pandangan subjektif sy tentang salah satu hal indah di dunia bernama lirik. Ya, lirik yang biasa kita nikmati sembari mendengarkan suatu lagu. Lirik mungkin sesuatu yang sepele buat kebanyakan orang. Tapi tidak untuk sebagian penikmat musik.

Buat saya lirik itu sama halnya dengan puisi. Rangkaian kata-kata yang ditata sehingga cantik untuk dibaca. Lirik (lagi-lagi menurut saya) tidak wajib memiliki makna, asal menarik untuk si subjek yang sedang mendengar atau membacanya. Subjek tersebut biasanya penikmat musik. Cakupan tema suatu lirik pun sangat tidak terbatas! Bisa tentang apapun; hidup, teman, politik, cinta, alam, atau bahkan kata-kata meaningless ngasal tak berarti sekalipun.

Lirik dan melodi, keduanya membentuk kesatuan yang disebut musik. Melodi, bila berdiri sendiri, masih bisa terdengar spesial. Tapi lirik, tanpa melodi, hanya bisa disebut rangkaian kalimat. Pantun. Puisi. Atau mungkin untuk lirik dengan panjang tertentu, bisa disebut essay? Hehe.

Lirik - mostly dari lagu-lagu yang saya suka - sampai saat ini tetap membuat saya terpukau. Tidak terhitung berapa banyak lagu yang saya kagumi. Misalnya dari salah satu tembang milik Stevie Wonder. 'My cherie amour, lovely as a summer day. My cherie amour, distant as a milky way'.

Atau lagu Peter White and Christopher Cross. 'Smiles for everyone, beaming like the sun, can't remember what it was you said. What's in her head?'.

'Little darling, I feel that ice is slowly melting'.

'Oh you look so beautiful tonight, in the city of blinding lights'.

'The second star to the right shines in the night for you, to tell you that the dreams you plan really can come true'.

'And I'll always remember you like a child, girl'.

'When Mary holds your hand, you feel so grand. Your heart starts beatin like a big brass band'.

'Love grows where my rosemary goes'.

'It's time for jumping down from the shelf, a little bit!'.

'Where have all the flowers gone? Young girls have picked them everyone. Oh when will they ever learn?'

'I've seen so much, I'm goin blind, and I'm brain-dead virtually'.


Dan masih banyak lagi lirik yang saya suka. Suatu hari nanti mungkin sy akan buat satu bundel atau notes yang khusus berisi kalimat-kalimat yang menarik perhatian sy, cukup ditulis tangan dengan simpel, dengan beberapa sketsa-sketsa kecil abstrak di sampingnya.

Seperti yang disebutkan McCartney di lagu yang berjudul Michelle. Words that go together well. :)

Goin' Where the Wind Blows - Mr. BIG



"... Am I strong enough to walk on water?
Smart enough to come in out of the rain?
Or am I a fool;

Goin' where the wind blows? "



The song that I listened to these days. thank you for the music, it felt a lot easier now to pass through hard times. *lol i know i'm a bit over-exaggerated. ;) greet the brand new day, everyday.. bismillah :)


three in one : harrison/east/clapton

three in one; three guys, from The Beatles, Fourplay, and Eric Clapton. a photo i found from Nathan East website. kaget begitu liat ternyata personil2 dari band2 jagoan saya pernah nge-gig bareng jaman dulu kala. waa penasaran kolaborasi macem apa yang mereka hasilkan. lagu apa yang mereka mainin. hehe :3

Love Grows (Where My Rosemary Goes) - Edison Lighthouse

tiba-tiba malem ini inget lagi sama videoklip ini.. a happy happy song! :) one of my mood booster in the past years. hehe :)


postingan lama dari multiply :p sejarahnya sy bisa suka sama edison lighthouse dan lagu 'love grows' berawal dari nonton videoklipnya. videoklip inilah yang bikin sy tertarik untuk mencari lagu ini kembali setelah sekian taun berlalu. videoklip 'love grows' yang pertama kali sy liat berasal dari VCD kumpulan videoklip oldies, yang dibeli bokap. kalo videoklip ini sy download dari suatu situs (akhirnya dapet juga). dulu, pas masih SMP... sy pernah menertawakan videoklip ini, sama2 sis' juga. kami berdua menertawakan band ini dan bilang kalo mereka culun nggak jelas... aneh... goyangannya cuma ke kiri dan ke kanan. kalo kata sis' "kayak pendulum". dan kami nggak berhenti ngasi komentar pas nonton videoklip ini. tapi, ternyata akhirnya sy suka! tertarik. kayak ada magnet buat sayah di lagu2 pop 70an kayak gini... yang membuat sy tertarik. halah. hehe. sebenernya nggak tau di mana lokasi videoklip 'love grows' ini, yang pasti mereka terlihat sedang bermain musik di depan bangunan jaman neoklasik (karna ada kolom2 yang menjulang setinggi bangunan, bentuknya simetri, dan ada pedimen berbentuk segitiga). haha, nggak penting. tanpa terasa selera sy makin hari pun makin jadul. tipe rambut yang keren pun sy anggep yang jadul2. entahlah, apa penglihatan sy sudah mulai menjadul ataw hanya bisa mendeteksi hal-hal jadul di sekitar! Q: andy locke yang mana? A: yang terlihat menyanyi (lead vokal). hehe. padahal mah beliau lipsync..

Love Thing - Joe Satriani

'love thing'. salah satu lagunya satriani yang ada di playlist 'begadang' sy. intronya asik banget... beat-nya juga. manteb lah. hidup satriani. bagian akhirnya (yang mirip intro) juga keren.

sy nggak ngerti sih teknis musiknya gimana, yang pasti sy suka. sekali lagi, sy penikmat musik biasa ^^ dan kalo misalnya kita suka sama sesuatu, apakah harus bisa dijelaskan secara teknis? hehe. kalo buat musik, sy nggak gitu rasional... (bukannya sy emang selalu pake perasaan ya? hehe... terlalu mellow. dasar melankolis kronis)

kalo denger lagu ini kebayang gitaris cowok tinggi ceking, kepala gundul sekalian ataw rambut keriting heboh namun masih tertata ala brian may, main gitar dengan posisi gitarnya brian may pas main solo gitar di videoklip bohemian rhapsody. dengan berbagai efek lighting dari panggung... ya, bisa dibilang momen2 inilah yang menurut sy membuat gitaris terlihat keren. sis' juga setuju lho. hehe.

jadi inget pas jaman2 sy masih berseragam putih-biru tua... bisa dibilang jaman2 heboh sy, meskipun sekarang sy udah insaf... bersama sis', nonton VCD the beatles yang lagi manggung. tiap kameranya nyorot ke george harrison kami langsung heboh dan teriak... "hyaaa... george!!" hahaha... sis' masih agak terkontrol, tapi sy nggak mau berenti, tetep heboh dan histeris... hahahaha... jaman2 mencari jati diri. hehe. waktu itu george terlihat keren sekali di mata kami berdua, dengan setelan jasnya yang rapi, rambut super rapi, dan posisi gitar yang berada setinggi dada. keren. tapi kalo sekarang dipikir2, gayanya agak2 culun juga ya... hehehe... ah gapapalah, tetep keren. keren pada jamannya.

setelah suka beatles agak lama... sy mulai suka sama gaya george pas jaman2 let it be, taun 1969. rambut gondrong, berkumis, setelan baju yang cukup modis (kalo dibandingin sama paul/john/ringo, sy perhatiin george-lah yang paling terlihat modis pada jaman tsb). mungkin karna istrinya waktu itu, pattie boyd, seorang model dan pasti up-to-date sama perkembangan fashion, jadinya mungkin pengaruh fashion tsb berimbas ke george juga. gaya george yang paling sy suka yang pas di rooftop concert. berantakan dan agak2 aneh memang, tapi tetep enak dilihat pas main gitar.

sekarang sih... sy nggak gitu memperhatikan dandanan2 pahlawan2 bergitar... pake apapun juga boleh yang penting suara gitarnya tetep keren. figur yang kebayang pas denger lagu ini (yang sy ketik sebelumnya tadi) tuh figur ideal seorang gitaris menurut sy sampe saat ini (yang merupakan hasil dari akumulasi gaya2 tiap gitaris yang pernah sy liat... halah!), hehe... meskipun nggak ada standarnya, cuma bayangan sy doang. jadi... ayo gitaris, tetaplah keren dan berkarya! :)

halah. nggak penting... maap2.


jelas2 ini lagunya satriani... tapi kok malah ngetik tentang george harrison dan brian may ya... huhu. yang pasti ini lagu cukup enak kalo didengerin buat begadang malem2 sambil ngerjain tugas. hehe. btw seenaknya gini ya, sy ngereview suatu lagu tapi berdasarkan perasaan sendiri. wew! haha. namanya juga iseng, tiba2 pengen nulis tentang yang ujug2 terlintas di pikiran pas mendengarkan lagu ini :) itu kan salah satu fungsi blog? hehe.

sekarang pahlawan gitarnya nambah banyak banget, satu kloter kayanya. hehe. ada bung earl klugh, george benson, peter white, dan jeff beck; manteb semua suara gitarnya.

mungkin ini ngga nyambung sama entry kali ini, tapi.. iseng2 lagi; ngebuka multiply lagi, dan baca2 entry2 kocak jaman dulu kala. hehehe, kocak aneh lucu dan manis :p dan sy sangat setuju kalo momen dalam hidup ngga bisa bener2 sama dalam waktu yang berbeda. itu sebabnya butuh sesuatu untuk meng-capture momen dalam hidup, entah itu berupa foto, gambar, tulisan, rekaman, atau ingatan. yang nantinya bisa menjadi motivator atau penyemangat di saat kita membacanya kembali :) atau setidaknya bisa menjadi penghibur.

hmm, panjang juga ya entry kali ini. hihi. tulis ajaaa.. hajar. hehehe.

Sketching: An Ode to Burnt Orange, Pen, and Paper

Exploring ways to better understand things surround oneself, in times of traveling.